SEJARAH KERAJAAN
SINGASARI.
1.1 -
asal
mula
Berdasarkan prasasti Kudadu, nama
resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Menurut
Nagarakretagama, ketika pertama kali didirikan tahun 1222, ibu kota Kerajaan
Tumapel bernama Kutaraja.
Pada tahun 1253, Raja Wisnuwardhana
mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti
nama ibu kota menjadi Singhasari. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota
kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel.
1.2
nama
raja
1.
Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 - 1247)
2.
Anusapati (1247 - 1249)
3.
Tohjaya (1249 - 1250)
4.
Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 - 1272)
5.
Kertanagara (1272 - 1292)
peninggalan
-candi singosari
-candi
jago
-candi
sumberawan
-arca
dwarapala
-prasasti
manjustri
-prasasti
mula malurung
-prasasti
singosari
-candi
jawi
-prasasti
wurare
-candi kidal
perkembangan sosial ekonomi politik budaya
a.politik
Raja Kertajaya berselisih dengan para pendeta (Brahmana),
kemudian para Brahmana ini meminta perlindungan kepada Ken Arok yang
menjabat sebagai Akuwu di Tumapel. Kesempatan ini digunakan
Ken Arok untuk menggulingkan kekuasaan Kediri. Pada pertempuran di
Ganter (1222), Kertajaya dapat dikalahkan. Seluruh wilayah bekas Kerajaan
Kediri dikuasai.
Di atas kekuasaannya ini, Ken Arok menyatakan diri sebagai raja baru
dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. Nama Tumapel diganti
menjadi Singosari. Ken Arok hanya memerintah lima tahun
(1222-1227).
Letak
kerajaan Singosari di tepi sungai Bengawan Solo. Hal ini memberikan
kesimpulan bahwa masyarakatnya aktif dalam kegiatan perekonomian pelayaran.
Selain itu, dengan suburnya bumi Jawa, maka sektor pertanian pun menjadi bagian
dari aspek perekonomian yang maju di Singosari beserta hasil buminya
Beberapa
Raja Singosari sangat memperhatikan kehidupan sosial rakyatnya,
termasuk Ken Arok. Jadi, wajar jika para Brahamana banyak meminta
perlindungan ketika bersengketa dengan Raja
Kediri. Namun, pada masa Anusapati, raja itu sibuk dengan kehidupan pribadinya,
sehingga kehidupan sosial masyarakatnya banyak yang terabaikan. Pada masa
pemerintahan Wishnuwardana, kehidupan sosial masyarakat kembali diperhatikan.
keruntuhan
Kerajaan Singasari bisa
dikatakan berlangsung singkat. Hal ini terkait dengan adanya sengketa yang
terjadi dilingkup istana kerajaan yang kental dengan nuansa perebutan
kekuasaan. Pada saat itu Kerajaan Singasari sibuk mengirimkan angkatan
perangnya ke luar Jawa. Akhirnya Kerajaan Singasari mengalami keropos di bagian
dalam. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelang-Gelang,
yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari Kertanegara
sendiri. Dalam serangan itu Kertanegara mati terbunuh. Setelah runtuhnya
Singasari, Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kediri.
Riwayat Kerajaan Tumapel-Singasari pun berakhir.
Di atas kekuasaannya ini, Ken Arok menyatakan diri sebagai raja baru dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. Nama Tumapel diganti menjadi Singosari. Ken Arok hanya memerintah lima tahun (1222-1227).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar